Sultan Oman Dukung Kesepakatan Perdamaian UEA-Israel - bagbudig

Breaking

Thursday, September 10, 2020

Sultan Oman Dukung Kesepakatan Perdamaian UEA-Israel

Presiden AS Donald Trump berterima kasih kepada Sultan Haitham bin Tariq al-Said dari Oman karena mendukung kesepakatan damai yang ditengahi Washington antara UEA dan Israel. Hal itu disampaikan melalui panggilan telepon antara kedua pemimpin pada hari Rabu (9/9).

“Presiden Trump mengucapkan selamat kepada Sultan Haitham atas keberhasilan delapan bulan pertama pemerintahannya. Presiden Trump menyoroti pentingnya kesepakatan yang ditengahi Amerika Serikat yang diumumkan pada 13 Agustus dan berterima kasih kepada Sultan atas komentar Oman dalam mendukung kesepakatan Israel-Uni Emirat Arab,” kata Gedung Putih.

Sebagai bagian dari kesepakatan perdamaian yang ditengahi AS, diumumkan di Gedung Putih pada 13 Agustus setelah melalui 18 bulan pembicaraan, UEA setuju untuk menormalisasi hubungan dengan Israel, sementara Israel setuju untuk menangguhkan pencaplokannya atas Tepi Barat.

Trump dan Sultan Haitham juga “membahas cara-cara untuk meningkatkan keamanan regional dan memperkuat kemitraan ekonomi bilateral Amerika Serikat-Oman,” kata pernyataan itu.

Oman telah disebutkan oleh pejabat Israel sebagai negara lain yang dapat mengikuti jejak UEA dalam menormalisasi hubungan dengan Israel, tetapi hal itu tidak disebutkan dalam pernyataan Gedung Putih.

Penasihat Gedung Putih, Jared Kushner, pekan lalu mengatakan dia berharap negara Arab lain bisa melakukan normalisasi hubungan dengan Israel dalam beberapa bulan.

Sementara tetangga Israel, Mesir dan Yordania telah mencapai kesepakatan damai dengan Israel beberapa dekade yang lalu, namun negara-negara Arab lainnya telah lama memegang prinsip bahwa Israel harus lebih dulu memberikan lebih banyak tanah kepada Palestina sebagai sebuah negara agar hubungan dapat dinormalisasi.

Amerika Serikat dan Oman memiliki perjanjian perdagangan yang mulai berlaku pada tahun 2009.

Perdagangan barang dan jasa antara kedua negara berjumlah sekitar $ 4,4 miliar pada tahun 2018, demikian menurut kantor Perwakilan Dagang AS.

Sumber: Al Arabiya

Terjemahan bebas Bagbudig.com

No comments:

Post a Comment