Kementerian Kesehatan Arab Saudi Umumkan 36 Kasus Baru Coronavirus - bagbudig

Breaking

Friday, March 20, 2020

Kementerian Kesehatan Arab Saudi Umumkan 36 Kasus Baru Coronavirus

Arab Saudi telah menangguhkan penerbangan domestik, kereta api, bus dan taksi selama 14 hari sebagai upaya maksimal untuk menghentikan penyebaran COVID-19, demikian disampaikan Badan Pers Saudi (SPA) pada hari Jumat (20/3).

Mengutip arahan dari Kementerian Dalam Negeri, SPA mengatakan bahwa langkah baru akan mulai berlaku pada pukul 6 pagi pada hari Sabtu, 21 Maret 2020.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah mengkonfirmasi 274 kasus Coronavirus (COVID-19). Sejauh ini tidak ada kematian, sementara pandemi global tersebut telah membunuh hampir 10.000 dan menginfeksi lebih dari 240.000.

Hanya penerbangan yang terkait dengan kasus-kasus kemanusiaan dan yang diperlukan, pesawat evakuasi medis dan penerbangan swasta akan diizinkan, dengan ketentuan bahwa mereka dilindungi oleh izin yang dikeluarkan oleh Otoritas Penerbangan Sipil, kata SPA.

Yang juga dibebaskan dari larangan perjalanan adalah bus milik lembaga pemerintah atau fasilitas kesehatan publik atau swasta, dan perusahaan komersial yang mengangkut karyawan mereka, atau yang digunakan untuk tujuan kesehatan, kemanusiaan, atau keamanan.

Operator bus dan taksi wajib mematuhi perintah penangguhan agar tidak mengalami hukuman, demikian kutip SPA dari Kementerian Dalam Negeri.

Yang terkena dampak penangguhan layanan kereta api adalah jalur Riyadh-Dammam melalui Abqaiq dan Hofuf, jalur Riyadh-Jawf melalui Majmaa, Al-Qassim dan Hail, dan Haramain Express.

Yang diizinkan untuk terus beroperasi adalah kereta transportasi komersial, termasuk kereta barang antara Pelabuhan King Abdulaziz di Dammam dan Dry Port di Riyadh serta kereta api penambangan Perusahaan Kereta Api Saudi “Saar”.

Feri pengangkut antara Jazan dan Pulau Farasan juga dapat terus beroperasi, tetapi jumlah penumpang akan dikurangi menjadi 100 orang per perjalanan, “dengan mempertimbangkan karyawan dan penduduk Pulau Farsan, dan tidak mengizinkan perjalanan melalui mereka untuk tujuan wisata.”

Kapal kargo akan diizinkan untuk melanjutkan program mereka yang biasa, asalkan para kru melakukan semua tindakan pencegahan untuk membatasi penularan infeksi.

Transportasi yang terkait dengan sektor-sektor vital seperti kesehatan, layanan dan komoditas dasar seperti makanan, energi, air dan komunikasi, dll., Angkutan udara dan transfer keamanan yang diperlukan tidak akan terpengaruh oleh larangan sementara itu. Demikian lapor SPA.

Sumber Berita dan Foto: Arab News

Diterjemahkan secara bebas oleh Bagbudig.com.

No comments:

Post a Comment