Foto Asli dan Dokumen yang Ditandatangani Atatürk Dicuri - bagbudig

Breaking

Thursday, September 24, 2020

Foto Asli dan Dokumen yang Ditandatangani Atatürk Dicuri

Sebuah paviliun di Pulau Büyükada di selatan Istanbul milik cucu dari politikus republik awal Turki, Ali Fethi Okyar telah dibobol untuk kedua kali pada tahun yang sama. Kali ini foto dan dokumen yang ditandatangani oleh Mustafa Kemal Atatürk, pendiri Turki modern, dicuri.

Menurut kolumnis Harian Hürriyet, İhsan Yılmaz, kisah pencurian dimulai pada 2019 ketika Fethi Okyar, yang dinamai menurut nama kakeknya, menjual foto yang ditandatangani Atatürk dalam sebuah lelang.

“Sebuah foto yang ditandatangani Atatürk untuk sahabatnya Ali Fethi Okyar dijual seharga 110.000 Lira Turki [$ 14.300] dalam sebuah lelang. Penjualnya adalah Fethi Okyar yang diambil dari nama kakeknya,” tulis Yılmaz.

Hanya setelah tiga bulan dari waktu pelelangan, paviliun Okyar di Büyükada dirusak dan terjadi pencurian versi foto yang mirip dengan foto sebelumnya.

“Investigasi kriminal yang dilakukan berakhir tanpa hasil. Pelaku tidak berhasil ditangkap,” tulis Yılmaz.

Setahun kemudian, Okyar meninggalkan kota untuk sementara waktu, tetapi ketika dia kembali, dia melihat bahwa paviliunnya telah dibobol sekali lagi.

Menurut kolumnis itu, pencuri atau kelompok pencuri tahu persis apa yang mereka inginkan.

“Hanya file yang berisi korespondensi Partai Republik Kemerdekaan yang diturunkan dari perpustakaan dan dibuka di tengah ruang tamu,” tambah Ylmaz.

Partai Republik Kemerdekaan, terkadang disebut sebagai Partai Republik Liberal, yang merupakan “Fırka Serbia” dalam bahasa Turki, adalah sebuah partai politik yang didirikan oleh Ali Fethi Okyar, atas permintaan Atatürk pada tahun-tahun awal Republik Turki.

Yılmaz mencatat bahwa dari file-file partai tersebut, hanya foto dan korespondensi Atatürk yang dicuri. “Yang lain tidak tersentuh.”

Kolumnis tersebut membandingkan dua perampokan ini dengan cerita yang ada di novel detektif karya penulis Amerika Lawrence Block.

“Ingat dalam seri Block, kita diperkenalkan dengan beberapa perampok yang hanya merampok foto yang ditandatangani. Bukankah perampokan Büyükada ini sama dengan novel kriminal Lawrence Block?” tanya Yılmaz dalam kalimat penutup kolomnya.
 
Sumber: Hurriyet

Terjemahan bebas Bagbudig.com

No comments:

Post a Comment